PETUNJUK PRAKTIS MENULIS DENGAN EYD

by Nour El Joseph on 04:11 PM, 26-Feb-12

Category: KATA SERAPAN ARAB

hurufhijaiyah.jpeg
Ketika sedang membaca sebuah tulisan berbahasa Indonesia sering kita te­mukan tulisan kata tertentu secara berbeda. Ambillah contoh kata izin dan ijin serta asas dan azas.
Kita tentu bertanya tulisan mana yang baku di antara keduanya itu. Untuk menjawab pertanyaan itu, kita harus kembali pada aturan pengindonesiaan kata asing.

Sesuai keterangan dari kemendiknas dalam situs resminya pusatbahasa.kemdiknas.go.id, Di dalam buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEYD) dinyatakan bahwa ejaan kata yang berasal dari bahasa asing hanya di ubah seperlunya agar ejaannya dalam bahasa Indonesia masih dapat dibandingkan dengan ejaan dalam bahasa asalnya.

Kita mengindonesiakan kata dalam bahasa Inggris misalnya "frequency" menjadi frekuensi, bukan frekwensi, karena ejaan dalam bahasa asalnya juga tanpa huruf w.
Memang, semula kita menyerap kata itu dari bahasa Belanda. Namun,sesuai dengan PUEYD, sekarang kita lebih mengacu pada bahasa Inggris yang penggunaannya lebih meluas.

Untuk Kata asas dan izin bukan kata yang berasal dari bahasa Inggris, melainkan berasal dari bahasa Arab. Untuk dapat mengetahui penulisan kata-kata itu dalam bahasa asalnya, kita harus melihatnya dalam bahasa Arab.

Apabila kita bandingkan antara lafal lambang bunyi bahasa Arab dan lafal lambang bunyi bahasa Indonesia, kita melihat adanya perbedaan-perbedaan yang cukup besar. Upaya terbaik untuk mengatasi hal itu dalam pengindonesiaan kata bahasa Arab ialah mencarikan lambang bunyi bahasa Indonesia yang paling dekat dengan lafal lambang bunyi serupa dalam bahasa Arab.
Atas dasar pertimbangan itu, huruf < dzal> dan < zai > (lihat gambar di atas) diindonesiakan menjadi (Z), bukan (J). karena kedua lafal lambang bunyi itu dapat dikatakan sama-sama mendekati huruf (Z). Berdasarkan penjelasan itu, penulisan yang benar ialah < izin > dengan (Z), bukan < ijin > dengan (J). Kata "izin" di dalam bahasa asalnya ditulis dengan < dzal > seperti halnya kata zikir dan azan.

Sekarang mana yang baku : asas atau azas? Jawabannya harus kita kembalikan pada bahasa asalnya pula. Kata asas di dalam bahasa Arab ditulis dengan huruf < sien > (lihat gambar diatas). Huruf < sien > diindonesiakan penulisannya menjadi (S) karena kedua huruf itu melambangkan bunyi yang sama.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penulisan yang benar adalah asas, bukan azas.

Petunjuk lengkapnya :
- Huruf < Hamzah >&<'AIN> berharkat fatah dalam bahasa arab di indonesiakan penulisannya menjadi (A) contoh : asli, akal.
- Huruf < Hamzah >&<'AIN> berharkat kasroh dalam bahasa arab di indonesiakan penulisannya menjadi (I) contoh : islam, ilmu.
- Huruf < Hamzah >&<'AIN> berharkat dhomah dalam bahasa arab di indonesiakan penulisannya menjadi (U) contoh : ustaz, umur.
- Huruf < BA' > dalam bahasa arab di indonesiakan penulisannya menjadi (B) contoh : badan.
- Huruf < TA' >&< THO' > menjadi (T) contoh : taubat, tolak.
- Huruf < JIEM > menjadi (J) contoh : jasad.
- Huruf < CHA' >&< HA' > menjadi (H) contoh : hadir, ahli.
- Huruf < KHO' > menjadi (KH) contoh : Akhir, makhluk.
- Huruf < DAL >&< DLOD > menjadi (D) contoh : dunia, darurat.
- Huruf < DZAL' >&< ZAi' >&< DHO > menjadi (Z) contoh : izin, zaman, zalim.
- Huruf < Ro' > menjadi (R) contoh : rukun.
- Huruf < SYIEN' > menjadi (SY) contoh : Syahwat.
- Huruf < SIEN' >&< SHOD' > menjadi (S) contoh : asas, sehat.
- Huruf < GHOIN > menjadi (G) contoh : gairah.
- Huruf < FA' > menjadi (F)&(P) contoh : fakir, pasal.
- Huruf < QOF >&< KAF > menjadi (K) contoh : kubur, kalimat.
- Huruf < LAM > menjadi (L) contoh : Lisan.
- Huruf < MIEM > menjadi (M) contoh : masalah.
- Huruf < NUN > menjadi (N) contoh : nikah.
- Huruf < WAWU > menjadi (W) contoh : wakil.
- Huruf < YA' > menjadi (Y) contoh : yatim.

untuk contoh kata lebih banyak lagi tentang bahasa arab yang di indonesiakan baca juga CONTOH KATA SERAPAN BAHASA ARAB
Setelah mengetahui pedomannya kita tidak akan ragu lagi untuk menulis bahasa indonesia yang baku dan sesuai dengan EYD.

Tag :
pedoman menulis dengan EYD, Cara menulis EYD, menulis memakai EYD, ejaan yang disempurnakan

like.jpg

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

8 responses to "PETUNJUK PRAKTIS MENULIS DENGAN EYD"

MADRIDSTA ⣚ [09:02 PM, 26-Feb-12]

thanks ilmunya sob...

Nour El Joseph [06:05 AM, 27-Feb-12]

sama2 sob biggrin

ato50 [06:16 AM, 27-Feb-12]

bermanffaat banget shob....

Di tunggu kunbalnya.... Follow jg blog ane gan... Nnti ane fallback

Black Heart [06:17 AM, 27-Feb-12]

i like it.. smile

Nour El Joseph [06:31 AM, 27-Feb-12]

ato50@siap sob
Black heart@makasih biggrin

ato50 [07:37 AM, 27-Feb-12]

lapor shob.....

Follback suskses tanpa kendala....
mrgreen

|Ismail|To mobile Blogger| [03:55 PM, 28-Feb-12]

mantabzz ilmunya sob

main-main dong bro di blogku ada New post mrgreen

Nour El Joseph [05:29 PM, 28-Feb-12]

ismail@ ok thanks ya ntar sya kstu

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images